Ini Loh Manfaat Cooling Down - FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

Feri Sulianta's News Relay Berita terkini seputar edukasi hiburan gaya hidup teknologi kesehatan hobi sosial manzone

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 12 Januari 2018

Ini Loh Manfaat Cooling Down

[Feri Sulianta] Setelah kita melakukan kegiatan olahraga (misalnya setelah ber-calisthenics), terlebih intensitas latihan yang kita lakukan sangat berat, sebaiknya melakukan cooling down. Cooling down bisa dikatakan sebagai aktifitas ‘pemanasan penutup’ setelah latihan selesai. 

Melemaskan otot punggung, perut dan kaki
 Berikut ini adalah hal penting perihal pendinginan:

  • Gerakan-gerakan cooling down bisa sama seperti gerakan senam (stretching) pada saat melakukan pemanasan menjelang latihan.
  • Cooling down dapat membantu mengembalikan kondisi otot-otot yang tegang dan kaku setelah melakukan latihan berat menjadi lebih lentur dan terasa lebih ringan.
  • Tanpa melakukan cooling down, maka darah akan banyak menumpuk upper/lower body (tergantung jenis latihan calisthenics yang dilakukan pada sesi latihan) atau yang lebih umum terjadi pada pola latihan calisthenics yakni di lengan atau upper body yang dapat menyebabkan rasa nyeri, kaku dan pegal-pegal.
  • Banyak orang tidak menyadari manfaat dari proses pendinginan, hal ini teralamati disaat seseorang selesai melakukan latihan inti yang terasa melelahkan, ia langsung duduk dengan tujuan untuk menghilangkan rasa lelah.
  • Pada umumnya, tidak ada gerakan khusus dalam warming up maupun cooling down. Gerakan dengan intensitas ringan dan gerakan peregangan dapat digunakan dalam sesi ini.
  • Pendinginan justru mengurangi kelelahan otot paska latihan.
  • Dengan pendinginan, frekuensi denyut jantung dan tekanan darah kembali ke posisi normal secara lebih bertahap.

Catatan: Saat kita berolahraga, kontraksi otot akan meningkatkan kecepatan metabolisme guna memenuhi kebutuhan akan energi. Dari berbagai jenis metabolisme yang terjadi dalam otot, metabolisme yang dapat menghasilkan energi paling cepat adalah metabolisme yang tidak menggunakan oksigen (an-aerob).

Melemaskan otot pada tangan dan pinggul
Metabolisme jenis ini akan menghasilkan sisa metabolisme berupa asam laktat. Penumpukan asam laktat di dalam otot ini adalah salah satu hal yang menyebabkan timbulnya rasa lelah pada otot.  Dengan melakukan pendinginan, penumpukan asam laktat paska latihan akan berkurang.
Kontraksi otot (intensitas ringan) yang terjadi pada saat kita melakukan pendinginan, akan membantu otot memompa aliran darah yang akan membawa asam laktat keluar dari otot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Post Top Ad

Responsive Ads Here