Xeriscape - Ide dari Keterbatasan Sebuah Taman - FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

Feri Sulianta's News Relay Berita terkini seputar edukasi hiburan gaya hidup teknologi kesehatan hobi sosial manzone

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 20 Januari 2018

Xeriscape - Ide dari Keterbatasan Sebuah Taman

Taman xeriscape ini tidak lagi membutuhkan pemangkasan rumput, karena tidak lagi digunakan media rumput untuk merancang hamparan hijau. Beberapa tanaman perdu berdaun hijau abadi dapat disubstitusikan menggantikan rerumputan. Kekuatan nilai artistik Xeriscape ini terletak pada penggunaan tanaman kaktus dalam jumlah banyak serta berbagai tanaman perdu. 

Istilah xeriscape (baca : ziri-skep) terdengar asing bagi para pencinta tanaman di Indonesia. Hal ini dapat dimaklumi karena pada dasarnya konsep xeriscape lahir di luar negeri yang memiliki karakteristik daerah beriklim kering.
Kata xeriscape berasal bahasa Yunani yang secara etimologi terbentuk dari dua kata yaitu kata xeri atau xeros yang berarti kering dan kata scape yang berarti pemandangan. Maka xeriscape memaksudkan pemandangan yang kering 

Seiring perkembangan teknik pertamanan, konsep Xeriscape diadopsi untuk lanskap atau taman karena kebutuhan khusus, dengan empat faktor esensial sebagai penyangganya:
-         Keterbatasan sumberdaya air
-         Minim perawatan dan pemeliharaan
-         Komposisi jenis tanaman tahan kering
-         Tanaman yang lambat pertumbuhannya
Konsep lanskap Xeriscape merupakan kabar baik untuk para pencinta tanaman di tanah air. Khususnya bagi mereka yang tinggal di tempat-tempat yang memiliki problem dalam suplaair, seperti di kota-kota besar 
Dengan pendekatan xeriscape dalam bercocok taman memperlihatkan kita mengambil langkah proaktif untuk melindungi dan menghemat sumber daya, semua pihak diuntungkan, misalnya:
·        Pihak penyedia air  diuntungkan dengan penghematan sumberdaya air.
·        Disainer lanskap dapat mengeksplorasi kreatifitas dalam menciptakan tanam unik nan kreatif.
·        Pemilik mendapatkan taman berkelas yang minim pemeliharaan dan perawatan.
·        Tanaman xeriscape dapat tumbuh subur tanpa harus merana kekurangan unsur hara dan air.

Tanah kering miskin hara dapat diolah menjadi Xeriscape tanpa membutuhkan upaya besar 
Berkebun dan bertaman cara Xeriscape selayaknya  dicoba dan dijadikan alternatif. Di beberapa daerah di mancanegara xeriscape telah menjadi satu trend karena pendekatannya yang ramah lingkungan dan perawatannya yang ‘simpel’ dan bebas ‘ribet’. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Post Top Ad

Responsive Ads Here