Fakta Memperlihatkan Patriarki adalah Penyelamat Perempuan - FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

FERI SULIANTA'S NEWS REPORT

Feri Sulianta's News Relay Berita terkini seputar edukasi hiburan gaya hidup teknologi kesehatan hobi sosial manzone

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 26 Desember 2017

Fakta Memperlihatkan Patriarki adalah Penyelamat Perempuan

[Feri Sulianta] Berdasarkan cuplikan salah satu buku yang berjudul: MEMBANGUNKAN SANG RAKSASA - Bangkitnya Revolusi Sosial Dunia Paling Berbahaya yang ditulis oleh Feri Sulianta, dimana kala itu penulis mewawancara narasumber sehubungan gender politik.

 Sang nara sumber mengawali pembicaraan dengan menceritakan pergerakan feminisme di tahun 1960-an. Menurutnya  keengganan feminisme terhadap peran wanita yang diberikan oleh masyarakat sejak dulu terhadap perempuan, mendapatkan sanggahan dari kelompok  sang narasumber bergabung, komunitas yang  konvesional dan lebih kristis dibandingkan masyarakat era sebelumnya. Ia memperingatkan bahwa generasi yang muncul di era feminisme masa kini, memunculkan generasi yang sangat kritikal terhadap feminisme, mereka adalah generasi yang mempertanyakan  kompetensi feminis dalam mengarahkan visi misi masyarakat masa kini.

Lukisan kontemporer yang menggambarkan tenggelamnya White Star Line, Titanik setelah menabrak gunung es sementara berlayar di selatan Grand Banks of Newfoundland pada 14 April 1912 (Daillymail.co.uk).
 Ia berlogika perihal, para wanita di era sang ayah terdahulu, yang menjalani peran sebagai ibu rumah tangga dan pria menjadi pencari nafkah, dan berlanjut dengan kisah  sewaku bencana kapal Titanik terjadi, dimana para wanita dan anak-anak mendapatkan prioritas untuk diselamatkan terlebih dahulu sedangkan pria harus tetap berada di kapal yang hampir tenggelam, ini adalah budaya patriarki, dan budaya patriarkilah yang membuat pengaturan seperti itu.

Sadar atau tidak, feminis justru mengatakan patriarki adalah racun dan harus dihancurkan, hanya sistem patriarkilah yang memungkinkan tragedi seperti ini terjadi pada para pria. Perihal bencana Titanik, lebih dari 70 persen dari penumpang perempuan selamat, dibandingkan dengan kurang dari 20 persen laki-laki, menurut penuturan sebuah jurnal yang ditulis pada Proceeding of National Academy of Sciences.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Post Top Ad

Responsive Ads Here